Breaking News
Beranda » Daerah » Karangasem Jadi “Tumbal” Target LP2B Bali, Beban Lahan Naik 91,69 Persen

Karangasem Jadi “Tumbal” Target LP2B Bali, Beban Lahan Naik 91,69 Persen

  • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
  • visibility 12
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMLAPURAPOST. COM– Karangasem kembali dihadapkan pada posisi sulit. Di tengah upaya mengejar ketertinggalan ekonomi dan mengembangkan pariwisata, kabupaten di ujung timur Bali ini justru harus menanggung tambahan beban dalam pemenuhan target Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Bali.

Karangasem disebut harus menambah luasan LP2B hingga mencapai 91,69 persen dari Luas Baku Sawah (LBS). Angka tersebut jauh di atas ketentuan minimal 87 persen sebagaimana dipersyaratkan dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2025.

Kondisi ini muncul setelah tiga kabupaten/kota di Bali belum mampu memenuhi target LP2B sesuai ketentuan. Kekurangan tersebut kemudian harus ditutup melalui penyesuaian di daerah lain, salah satunya Karangasem.

Ironisnya, Karangasem sendiri sebenarnya telah memenuhi batas minimal tersebut.

Berdasarkan Kepmen ATR/BPN Tahun 2024, luas LBS Karangasem mencapai 5.976,13 hektare. Dari luasan tersebut, sekitar 5.200 hektare telah masuk dalam LP2B atau berada di kisaran 88 persen.

Namun dalam penyesuaian terbaru, luasan LP2B Karangasem diproyeksikan mencapai 5.479,51 hektare. Artinya, ada tambahan lebih dari 200 hektare lahan yang harus dikunci sebagai LP2B.

Tambahan tersebut menjadi persoalan tersendiri bagi Karangasem. Sebab, setiap hektare lahan yang masuk LP2B memiliki konsekuensi terhadap ruang pemanfaatan wilayah ke depan.

Di satu sisi, pemerintah tengah mendorong Karangasem untuk keluar dari ketertinggalan ekonomi dengan mengembangkan pariwisata dan sektor-sektor produktif lainnya. Namun di sisi lain, ruang untuk pembangunan infrastruktur maupun pengembangan kawasan menjadi semakin terbatas.

Kondisi inilah yang membuat Karangasem seakan berada pada posisi sebagai “tumbal” untuk memenuhi target pertanian Bali.

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata mengakui adanya penambahan beban tersebut. Menurutnya, Karangasem bukan satu-satunya daerah yang mengalami penyesuaian, namun tambahan yang harus ditanggung Karangasem termasuk yang terbesar, yakni lebih dari 200 hektare.

Parwata menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bali.

Sebab, ketika Karangasem harus mempertahankan lahan pertanian dalam jumlah lebih besar, pada saat yang sama pemerintah daerah membutuhkan ruang untuk membangun infrastruktur dan mengembangkan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi.

“Tentu hal ini akan berdampak ke depannya. Mengingat pariwisata Karangasem sedang berkembang karena memiliki potensi, kondisi ini tentu berpotensi mempersempit ruang untuk pengembangan infrastruktur dan penunjang lainnya,” ujar Parwata, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, jangan sampai upaya memenuhi target pertanian di tingkat provinsi justru membuat daerah yang selama ini masih berjuang meningkatkan kesejahteraan masyarakat kehilangan ruang untuk berkembang.

Karena itu, Gus Par meminta Pemprov Bali memberikan kebijakan khusus dan kompensasi kepada Karangasem atas tambahan beban LP2B tersebut.

Kompensasi dinilai penting agar pembatasan ruang akibat penambahan LP2B tidak menjadi hambatan bagi pengembangan sektor lain, terutama pariwisata, infrastruktur dan kegiatan ekonomi masyarakat.

Harapannya tentu ada kebijakan lebih dari provinsi, terutama kompensasi bagi Karangasem. Sehingga dengan adanya penambahan LP2B ini, sektor-sektor lain yang terdampak tetap bisa dikembangkan,” tandasnya.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tradisi

    Bupati Gus Par Apresiasi Pelestarian Pura Kawitan dan Naskah Kuno Ki Pasek Badeg

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • account_circle Tim
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Amlapurapost.com – Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) mengapresiasi komitmen Pasemetonan Ki Pasek Badeg dalam melestarikan pura kawitan dan warisan sejarah leluhur. Apresiasi tersebut disampaikan saat menerima penglingsir dan panitia Karya Agung Pasemetonan Ki Pasek Badeg di Kantor Bupati Karangasem, Senin (12/10).   Gus Par menegaskan, pelestarian warisan leluhur penting untuk menjaga identitas […]

  • Tajen, suparta, dewan wakil ketua dewan

    Antara Tradisi dan Hukum, Suparta Buka Suara soal Tajen Di Bali

    • calendar_month 8 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    RANGASEM – Tajen atau sabung ayam di Bali tidak bisa dilepaskan dari perdebatan antara perspektif hukum dan nilai tradisi yang hidup di tengah masyarakat.   Di satu sisi, tajen kerap dipandang sebagai bentuk perjudian. Namun, di sisi lain, sebagian masyarakat melihatnya sebagai bagian dari tradisi, kearifan lokal, serta kehidupan sosial dan budaya Bali yang telah […]

  • Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Gelar Sapuh Leger Massal untuk Umum, Ringankan Beban Umat

    Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Gelar Sapuh Leger Massal untuk Umum, Ringankan Beban Umat

    • calendar_month Senin, 5 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Amlapurapost.com – Kepedulian terhadap umat dalam menjalankan yadnya diwujudkan Pasemetonan Sira Arya Gajah Para Bretara Sira Arya Getas Kabupaten Karangasem melalui pelaksanaan Upacara Sapuh Leger massal untuk umum. Sebanyak 69 orang mengikuti upacara yang digelar di Griya Abianjero, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem, Minggu (4/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja pasemetonan sekaligus upaya […]

  • kejari, lapor, korupsi program

    Temukan Dugaan Korupsi, Warga Karangasem Bisa Lapor Kejari Via WhatsApp

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Amlapurapost.com – Warga Karangasem yang menemukan dugaan tindak pidana korupsi kini bisa menyampaikannya langsung kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem melalui WhatsApp. Layanan tersebut merupakan bagian dari LAPOR-JAKA, kanal pengaduan yang dibuka Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Karangasem untuk mempermudah masyarakat melaporkan informasi maupun dugaan korupsi tanpa harus datang ke kantor kejaksaan. Kajari Karangasem Dr. […]

  • Bupati Gus Par Perjuangkan Formasi PNS ke Pusat

    Gus Par Perjuangkan 149 Formasi PNS Karangasem ke Pusat

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Amp
    • visibility 39
    • 0Komentar

    KARANGASEM – Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berupaya mengatasi kekurangan aparatur sipil negara (ASN) yang terjadi akibat tingginya jumlah pegawai memasuki masa pensiun. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata alias Gus Par bahkan turun langsung ke Jakarta untuk memperjuangkan pemenuhan kebutuhan aparatur Karangasem kepada pemerintah pusat. Langkah tersebut dilakukan di tengah kondisi sebanyak 642 PNS Karangasem […]

  • pemandangan tiang proveder disalah satu ruas jalan di kabupaten karangasem

    Dewan Soal Tiang Provider Semrawut: Pemerintah Tak Boleh Saling Lempar Tanggung Jawab

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Amp
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KARANGASEM – Persoalan tiang dan kabel provider yang semrawut di sejumlah ruas jalan di Karangasem dinilai tidak bisa terus dibiarkan. Pemerintah daerah diminta tidak saling melempar tanggung jawab, melainkan segera duduk bersama untuk mencari solusi penataan jaringan telekomunikasi. Anggota DPRD Karangasem, I Nyoman Sumadi, menegaskan bahwa persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak terkait. Menurutnya, perbedaan […]

expand_less